Home » , , » 6 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Dalam Menulis

6 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Dalam Menulis

Menulis merupakan cara efektif untuk mengekspresikan diri. Sebagai penulis seseorang dapat menghasilkan uang yang lumayan besar. Makanya tidak heran jika diinternet banyak sekali situs-situs yang menjual jasa pembuatan artikel. Jika anda menjual tulisan berkualitas maka dengan mudah mendapatkan ratusan dolar perbulan.

Namun sayangnya sebagian blogger pemula kesulitan dalam menulis. Bukan hal yang aneh karena mereka tidak percaya diri pada kemampuan sendiri. Sebagai contoh penulis pemula sering berpandangan bahwa tulisan mereka masih belum sempurna. Selain itu mereka juga berpikiran bahwa tulisan tersebut biasa-biasa saja, tidak ada yang unik, menarik atau informatif.

Meskipun demikian sebenarnya anda adalah istimewa sehingga tulisan anda bagian dari keistimewaan itu. Oleh karena itu anda tidak perlu khawatir untuk menyebarkan tulisan anda. Beberapa hal berikut ini akan menumbuhkan rasa percaya diri anda dalam menulis.

6 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Dalam Menulis


1.  Sebagian besar penulis memulai dari nol

Ketika membaca sebuah tulisan, karangan atau artikel lain saya berpikir mungkin mereka terlahir dengan bakat menulis yang luar biasa. Bagaimana tidak mereka mampu menghasilkan tulisan yang menarik, unik dan menghipnotis para pembaca. Namun ternyata pandangan saya salah besar.

Kenyataannya mereka pandai menulis bukan karena bakat atau semacamnya. Memang benar bahwa tidak setiap tulisan akan mendapat respon positif dari pembaca. Ada beberapa faktor yang menjadi sebab salah satunya waktu. Anda bisa buktikan meskipun tulisan tersebut belum menarik sekarang ini, tetapi setelah berbulan-bulan tulisan terbit lagi dia menjadi populer.

Di sisi lain ada seorang penulis yang cuma mengandalkan pengalaman pribadi. Selain itu dia tidak memperdulikan apa yang dia tulis. Dan yang paling mengejutkan adalah mereka tidak mengetahui dasar-dasar jurnalistik. Namun anda bisa lihat karya-karya mereka. Sungguh fenomenal dan mendapat sambutan luar biasa dari berbagai kalangan masayarakat.

2.  Sebagian penulis hebat karena belajar

Tidak dapat dipungkiri bahwa kesempurnaan suatu tulisan memerlukan proses dan waktu. Ketika membaca tulisan, karangan, atau artikel dari penulis hebat usahakan mencari karya pertama mereka. Satu hal yang pasti artikel sekarang dan dulu akan sangat berbeda.

Perbedaan itu terletak pada keefektifan suatu paragraf, ular cerita yang lebih rapi, dan gaya bahasa yang lebih mudah dimengerti. Di samping itu tulisan lebih berbobot dan unik tidak sekedar copy-paste kalimat orang lain.

Memperhatikan kenyataan tersebut maka bisa dipastikan bahwa mereka berlatih keras untuk target tersebut. Sehebat apapun daya ingat, tetapi hanya berkubang pada masalah sepele maka dia akan menurun. Begitu juga sebaliknya dengan menulis tidak memandang bakat dan IQ jika dia terus diasah maka kemampuan menulis akan meningkat drastis.
Baca: Cara Mudah Belajar Menulis Artikel Bagi Pemula

3.  Penulis memiliki imajinasi dan kreatifitas

Jangan berpikiran kerdil tentang menulis. Walaupun hanya menulis kata demi kata, kalimat demi kalimat bukan berarti tidak berharga. Banyak sekali isi tulisan yang mengandung manfaat yang besar.

Dengan tulisan seorang pembaca akan tahu seberapa cerdas penulis menuangkan imajinasi dan kreatifitasnya. Salah satu buktinya adalah penulis mampu mengekspresikan rasa kecewa, sedih atau bahagia dalam tulisannya. Makanya tidak heran jika ada pembaca yang sedih atau gembira ketika membaca.

4.  Penulis adalah hobi dan pekerjaan bukan pengangguran

Meskipun hanya sekedar menulis ternyata aktifitas ini membutuhkan waktu yang panjang. Seorang penulis novel terkadang membutuhkan 1-2 tahun untuk menyelesaikan karyanya. Bahkan boleh jadi untuk menghasilkan artikel 1000-2000 kata mereka membutuhkan lebih dari 5 jam. Bukan hal yang aneh karena menulis membutuhkan konsentrasi, kreatifitas dan imajinasi.

Mungkin ada yang berpendapat bahwa menulis hanyalah pekerjaan pengangguran. Buktinya mereka tidak memiliki penghasilan tetap perbulan.

Penulis bukanlah pengangguran. Menulis adalah bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Sebagai contoh seorang pemilik blog / website yang telah menghasilkan lebih dari 200 artikel dapat mencari uang dengan mudah. Google adsense merupakan cara populer menghasilkan uang dari internet. Dengan program ini anda dengan cepat meraup 100-1000 dolar dari internet.

Selain itu seorang penulis novel yang karyanya terjual 100.000 buah akan mendapatkan royalti yang lumayan besar. Itu jika karya anda dijual melalui penerbit lalu bagaimana jika anda mampu membuat ebook (buku digital) sendiri dan menjualnya.

5.  Penulis hebat pernah ditolak penerbit

Anda pasti sudah mengenal siapa itu Raditya Dika. Anda mengira kesuksesan Raditya Dika karena kebetulan? Anda salah. Dia beberapa kali menawarkan karyanya untuk penerbit dan sering ditolak. Ketika salah satu karyanya berhasil masuk ke penerbit pembelinya nihil sehingga ibunya sendiri yang promosikan buku anaknya.

Caranya si ibu ini beli 100 buah buku (tentunya si anak tidak tahu) kemudian dibagi-bagikan kepada teman si ibu tersebut. Ternyata perjuangan si ibu tidak sia-sia. Seiring waktu ternyata teman ibu tersebut sebagian besar mempromosikan buku tersebut juga. Tentunya dengan suka rela. Tidak disangka-sangka metode tersebut membuat buku raditya dika laris manis dipasaran.

Pelajaran yang berharga adalah setiap karya itu ada momentumnya, ada masanya. Jadi ketika karya anda ditolak bukan berarti karya anda jelek, tetapi pasar belum mendukung. Itu saja masalahnya.

6.  Tidak memandang status sosial

Ada salah kaprah tentang profesi menulis sehingga orang miskin minder untuk menulis. Menulis bukan mengenai kekayaan dan uang, tetapi mengenai kemampuan mengekspresikan diri.

Perlu anda ingat bahwa tidak setiap orang kaya bisa menulis, tetapi setiap penulis hebat bisa menjadi kaya. Berpikiran bebas adalah jiwa penulis. Maka tidak heran jika penulis miskin tiba-tiba menjadi kaya karena salah satu karangannya meledak dipasaran.

Dari paparan di atas menjadi jelas bahwa seorang penulis tidak boleh pesimistis pada karyanya sendiri. Yakin pada kemampuan dan percaya diri bahwa karyanya akan diterima masyarakat. Namun demikian seorang penulis tidak boleh sombong dengan karyanya. Tetap rendah hati akan menjadikan diri anda dihargai dan dihormati. Ada saran yang lebih baik? Silahkan dishare di sini.

Kami mengharapkan artikel 6 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Dalam Menulis bisa Anda bagikan melalui media sosial di atas. Terima kasih

« Sebelumnya
« Prev Post
Berikutnya »
Next Post »
Mas Hartarto

Perkenalkan nama saya Mas Hartarto, admin dari SinarBlogging.net. Seorang blogger kampung yang suka berbagi informasi tentang tips menulis, dan tips blogging dan informasi lain yang terkait

2 Comments:

Silahkan berikan komentar dengan baik dan sopan berkaitan dengan topik
Jangan meninggalkan komentar spam karena akan dihapus.
Jangan menggunakan bahasa kasar atau SARA
Berilah masukan yang membangun kecerdasan berpikir
Jika Anda ingin mendapatkan backlink cukup tuliskan Name/Url yang terlah disediakan
Terima kasih